Chiang Rai adalah permata tersembunyi Thailand Utara — Kuil Putih (Wat Rong Khun) yang seperti dari dongeng, Kuil Biru yang mistis, Golden Triangle perbatasan tiga negara, dan suku-suku perbatasan yang kaya budaya. Lebih tenang dari Chiang Mai namun tidak kalah menariknya.
Chiang Rai adalah provinsi paling utara Thailand, berbatasan dengan Myanmar dan Laos. Kotanya kecil dan santai, sehingga mudah dijelajahi dalam satu atau dua hari, dengan Menara Jam emas di pusat kota yang menampilkan pertunjukan lampu setiap malam. Bandara Mae Fah Luang melayani penerbangan langsung dari Bangkok, dan bus dari Chiang Mai memakan waktu sekitar tiga jam.
Seni modern menjadi ciri khas Chiang Rai. Wat Rong Khun atau Kuil Putih adalah karya seniman Chalermchai Kositpipat yang dibangun sejak 1997, Wat Rong Suea Ten atau Kuil Biru dipenuhi warna biru kobalt, dan Baan Dam (Museum Rumah Hitam) karya seniman Thawan Duchanee menampilkan puluhan bangunan berwarna hitam. Ketiganya mudah dikunjungi dalam satu hari.
Pegunungan di sekitar Chiang Rai adalah kawasan kebun teh dan kopi. Doi Mae Salong didirikan oleh komunitas keturunan Yunnan dan terkenal dengan teh oolongnya, sementara proyek kerajaan Doi Tung mengubah bekas ladang opium menjadi kebun kopi dan taman bunga Mae Fah Luang. Saat musim dingin, Phu Chi Fa menawarkan pemandangan matahari terbit di atas lautan kabut di perbatasan Laos.