hotels.id

Memuat, mohon tunggu…

Hotel Terbaik di Makassar 2026

Panduan destinasi

Tentang Makassar

Temukan hotel di Makassar berdasarkan kawasan dan gaya perjalanan, lalu pesan langsung di hotels.id.

Jelajahi penginapan

Koleksi Hotel

Koleksi berikut berasal dari profil hotel di Hotels.id. Lihat profil hotel, lalu pesan langsung di hotels.id.

4 hotel. Menampilkan 4 dari 4 hotel.

Rencanakan kunjungan

Kenali Makassar

Mengapa Menginap di Sini?

  • Coto Makassar, konro bakar, dan pallubasa di warung-warung Jalan Sungai Saddang — kuliner Bugis-Makassar yang telah memenangkan hati penikmat makanan dari seluruh Indonesia
  • Pantai Losari saat sunset — anjungan panjang di tepi Selat Makassar yang menjadi stage matahari terbenam paling dramatis di Sulawesi, ditemani pisang epe panas
  • Fort Rotterdam — benteng bersejarah 1545 yang menyimpan Museum La Galigo dengan naskah epos terpanjang di dunia milik suku Bugis
  • Kepulauan Spermonde — 100+ pulau dengan terumbu karang yang masih bersih, hanya 15–30 menit perahu dari kota, ideal untuk snorkeling dan selam ringan
  • Tana Toraja — 8 jam bus malam dari Makassar atau penerbangan singkat — ritual pemakaman Rambu Solo dan rumah adat tongkonan menjadi salah satu pengalaman budaya paling unik di Asia
  • Hub Indonesia Timur — dari Makassar mudah terbang ke Manado, Lombok, Bali, Raja Ampat, dan menjelajahi seluruh keajaiban Indonesia Timur
  • Es pisang ijo, jalangkote, dan mie titi kering — jajanan dan kuliner ringan Makassar yang unik dan tidak ditemukan di kota lain Indonesia

Tips Perjalanan

Makassar sangat panas dan terik (32–35°C) — bawa sunscreen SPF 50+, rencanakan aktivitas outdoor di pagi hari sebelum jam 10 atau sore setelah jam 16

Jangan lewatkan makan malam di Pantai Losari — suasana lampu kota, hembusan angin laut, dan deretan pedagang kuliner jalanan menciptakan pengalaman yang sangat khas

Kunjungi Fort Rotterdam di pagi hari (buka jam 8) sebelum cuaca terlalu panas — situs bersejarah ini sangat luas dan butuh 1,5–2 jam untuk dieksplorasi

Untuk ke Kepulauan Spermonde, pergi lebih awal (jam 7–8 pagi) — laut lebih tenang di pagi hari dan Anda punya waktu lebih banyak di pulau sebelum kembali sore

Jika berencana ke Tana Toraja, pesan tiket bus malam sehari sebelumnya — bus malam sangat populer dan bisa habis terutama di musim liburan

Pesan Hotel di Makassar

Cari dan pesan hotel di Makassar dengan harga dalam rupiah, langsung di hotels.id.

Cari Hotel di Makassar

Cari Penerbangan ke Makassar

Bandingkan jadwal dan harga tiket pesawat dari berbagai maskapai menuju Makassar.

Cari Penerbangan

Informasi perjalanan

Pertanyaan Umum tentang Makassar

Apa kuliner wajib dicoba di Makassar?

Coto Makassar (sup jeroan sapi berbumbu kacang), konro bakar (iga sapi bakar bumbu hitam kluwek), pallubasa (sup sapi berkuah hitam), mie titi kering, dan es pisang ijo (pisang + bubur hijau + sirup) adalah kuliner Makassar yang tidak ada duanya di tempat lain.

Apa wisata sejarah terbaik di Makassar?

Fort Rotterdam (1545, dibangun di atas benteng Gowa) wajib dikunjungi — Museum La Galigo di dalamnya menyimpan naskah La Galigo, epos terpanjang di dunia. Istana Balla Lompoa di Sungguminasa menyimpan regalia kerajaan Gowa termasuk mahkota asli yang bersejarah.

Pulau mana yang paling mudah dikunjungi dari Makassar?

Pulau Samalona (15 menit perahu) paling populer — pasir putih, snorkeling terumbu karang. Pulau Kayangan (10 menit) lebih ramai dan lebih fasilitas. Pulau Kodingareng Keke (30 menit) untuk snorkeling terbaik. Sewa perahu dari Dermaga Pelabuhan Rakyat Paotere.

Apakah Makassar aman dikunjungi?

Makassar adalah kota yang cukup aman untuk wisatawan. Kawasan Pantai Losari, hotel berbintang, dan pusat perbelanjaan sangat kondusif. Gunakan taksi online untuk keamanan transportasi. Warga Makassar umumnya sangat ramah dan suka membantu wisatawan yang kesulitan arah.

Berapa lama waktu ideal mengunjungi Makassar?

2–3 hari untuk highlight Makassar (Pantai Losari, Fort Rotterdam, kuliner, Kepulauan Spermonde). Tambahkan 3–4 hari jika ingin ke Tana Toraja via bus malam. Makassar juga hub penerbangan Indonesia Timur — mudah lanjut ke Manado, Lombok, Bali, atau Raja Ampat.

Pilih kawasan

Kawasan Terbaik untuk Menginap di Makassar

Pantai Losari & Sekitar

Jantung wisata Makassar — anjungan Pantai Losari yang ikonik, Fort Rotterdam bersejarah, hotel premium, dan kuliner malam yang ramai di tepi laut.

Tanjung Bunga

Kawasan resort dan mal mewah di semenanjung baru Makassar — Trans Studio Makassar, The Rinra, dan pemandangan laut Selat Makassar yang memukau.

Tamalanrea

Kawasan universitas dan bisnis — dekat Bandara Sultan Hasanuddin, Mal Panakkukang, dan pilihan hotel mid-range yang tersebar luas untuk wisatawan transit.

Ujung Pandang

Kawasan kota lama bersejarah — Fort Rotterdam, Pelabuhan Makassar, dan kawasan bisnis tua yang menjadi saksi kejayaan maritim Sulawesi Selatan berabad silam.

Sungguminasa & Gowa

10 km selatan kota — Istana Balla Lompoa, museum regalia kerajaan Gowa, dan kawasan heritage Sulawesi Selatan yang jarang dikunjungi namun sangat berharga.

Kepulauan Spermonde

Gugusan 100+ pulau di Selat Makassar — Samalona, Kayangan, Lae-Lae untuk snorkeling dan selam, hanya 15–30 menit perahu dari pelabuhan kota.

Waktu Terbaik

Juni–Oktober (musim kemarau, laut Spermonde lebih tenang, ideal untuk wisata pulau dan ke Tana Toraja)

Cocok Untuk

Wisatawan kuliner Bugis-Makassar, petualang bahari, pecinta sejarah, base camp Tana Toraja dan Indonesia Timur

Cerita destinasi

Mengenal Makassar Lebih Jauh

Kota metropolitan terbesar di Sulawesi dan gerbang utama menuju Indonesia Timur. Pantai Losari, kuliner coto Makassar yang legendaris, dan semangat suku Bugis-Makassar menjadikan kota ini destinasi yang penuh karakter.

Makassar — Kota Daeng — adalah ibu kota Sulawesi Selatan dan kota terbesar di Indonesia Timur. Bukan sekadar kota transit menuju Raja Ampat atau Tana Toraja, Makassar adalah destinasi penuh karakter dengan Pantai Losari yang ikonik, kuliner coto Makassar yang legendaris, dan semangat maritim Bugis-Makassar yang telah berlayar mengarungi seluruh samudra nusantara selama berabad-abad.

Fort Rotterdam (Benteng Ujung Pandang) yang dibangun Belanda di atas benteng Gowa yang lebih tua adalah simbol hubungan panjang antara Makassar dan kekuatan Eropa. Di dalam bentengnya yang terawat, terdapat Museum La Galigo yang menyimpan artefak budaya Sulawesi Selatan termasuk naskah sureq La Galigo — epos terpanjang di dunia yang melebihi Mahabharata.

Tana Toraja — 8 jam dari Makassar atau 45 menit terbang ke Toraja — adalah salah satu destinasi paling unik di dunia dengan ritual pemakaman Rambu Solo yang fenomenal, rumah adat tongkonan berbentuk kapal, dan tambang batu yang menyimpan mayat dalam cerukan tebing sejak berabad-abad lalu.

Kepulauan Spermonde di Selat Makassar menawarkan lebih dari 100 pulau untuk dijelajahi, banyak yang bisa dicapai dalam 15–30 menit perahu dari kota. Makassar juga adalah hub penerbangan terbesar di Indonesia Timur — titik pemberangkatan mudah ke Manado, Lombok, Bali, Raja Ampat, dan seluruh kawasan timur Indonesia yang kaya wisata bahari.

Destinasi Terkait

Kota lain yang mungkin sesuai untuk perjalanan Anda

Semua hotel di Indonesia
Semua destinasi

Manado

Indonesia

Panduan & tips menginap

Lihat pilihan

Balikpapan

Indonesia

Panduan & tips menginap

Lihat pilihan

Bali

Indonesia

Panduan & tips menginap

Lihat pilihan

Labuan Bajo

Indonesia

Panduan & tips menginap

Lihat pilihan

Lihat semua 100 destinasi