Kota paling suci dalam Islam dan tujuan utama jamaah Umrah serta Haji dari Indonesia. Hotel-hotel di Makkah tersebar dari jarak walking distance ke Masjidil Haram hingga kawasan bus sholawat yang lebih terjangkau — semua berfokus pada kenyamanan beribadah.
Makkah Al-Mukarramah adalah kota yang hanya bisa dikunjungi oleh umat Muslim. Di sini, Ka'bah yang menjadi kiblat sholat lebih dari 1,8 miliar Muslim di seluruh dunia berdiri di tengah Masjidil Haram — masjid terbesar di dunia yang terus diperluas hingga mampu menampung jutaan jamaah sekaligus. Tidak ada pengalaman spiritual lain yang bisa menandingi pertama kali melihat Ka'bah dengan mata kepala sendiri.
Tawaf — mengelilingi Ka'bah tujuh kali berlawanan arah jarum jam — adalah inti dari ibadah Umrah dan salah satu momen yang paling sering membuat jamaah menangis tanpa tahu mengapa. Sa'i antara Shafa dan Marwah mengikuti jejak Siti Hajar, dan meminum air Zamzam langsung dari sumurnya adalah pengalaman yang tidak bisa dijelaskan, hanya bisa dirasakan.
Abraj Al Bait — kompleks menara raksasa tepat di depan Masjidil Haram — mengubah lanskap Makkah selamanya. Menara jam setinggi 601 meter (tertinggi ketiga di dunia) yang menjulang di atas Ka'bah kini menjadi landmark baru Makkah, menyimpan hotel-hotel paling premium di dunia dengan pemandangan Ka'bah langsung dari jendela kamar.
Mina, Muzdalifah, dan Arafah adalah titik-titik suci yang hanya relevan saat musim Haji (Dzulhijjah). Selain itu, Jabal Rahmah di Arafah dan Jabal Nur (Gua Hira) yang menjadi tempat wahyu pertama Al-Quran bisa dikunjungi sepanjang tahun. Makkah adalah kota yang tidak pernah tidur — Masjidil Haram buka 24 jam dan tawaf berlangsung tanpa henti di setiap waktu.