hotels.id

Memuat, mohon tunggu…

Timur Tengah·Panduan Area Menginap

Tempat Menginap di Jeddah: Area Terbaik untuk Wisata & Transit Umrah

Panduan area menginap di Jeddah — Al Balad, Tahlia, Corniche, Al Hamra, dan dekat Bandara KAIA. Terbaik untuk transit umrah, wisata kota, dan Jeddah Waterfront.

Jeddah adalah kota terbesar kedua Arab Saudi dan gerbang utama ke Tanah Suci — hampir semua penerbangan umrah dan haji dari Indonesia mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) di Jeddah. Kota ini juga menjadi destinasi wisata tersendiri dengan Al Balad (Kota Tua UNESCO) dan Corniche yang memukau.

Berbeda dari Makkah dan Madinah yang eksklusif untuk Muslim, Jeddah adalah kota kosmopolitan terbuka yang menerima wisatawan dari semua latar belakang. Kota ini memiliki pantai Laut Merah yang indah, mall premium, dan kuliner yang sangat beragam.

Area Terbaik untuk Menginap di Jeddah

4 kawasan yang kami rekomendasikan, berdasarkan jenis wisatawan dan kebutuhan.

1

Al Balad (Kota Tua)

Wisata budaya, heritage UNESCO, pertama kali ke Jeddah

Kawasan Kota Tua Jeddah yang terdaftar UNESCO — rumah-rumah coral stone kuno dengan mashrabiya (jendela kayu ukir), pasar Al-Alawi, dan suasana Jeddah bersejarah. Hotel butik heritage mulai hadir di kawasan ini.

Harga Hotel

SAR 150–600/malam (Rp 600.000–2.400.000)

Akses & Transportasi

20 menit dari KAIA Bandara

2

Tahlia & Madinah Road

Belanja, kuliner modern, premium

Kawasan utama belanja dan kuliner Jeddah modern dengan mall premium, restoran bintang, dan hotel internasional. The Rosewood Jeddah, Four Seasons Jeddah ada di koridor ini.

Harga Hotel

SAR 300–3.000/malam (Rp 1.200.000–12.000.000)

Akses & Transportasi

30 menit dari bandara

3

Corniche & King Fahad Fountain

View laut, berjalan, family friendly

Jalur tepi pantai Jeddah sepanjang 30 km dengan taman, restoran seafood, dan King Fahad Fountain — air mancur tertinggi di dunia. Hotel waterfront dengan view Laut Merah tersedia.

Harga Hotel

SAR 250–2.000/malam (Rp 1.000.000–8.000.000)

Akses & Transportasi

20–30 menit dari bandara

4

Dekat KAIA Bandara

Transit, penerbangan pagi/malam ke Makkah

Hotel transit di sekitar King Abdulaziz International Airport — pilihan praktis sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah (1 jam) atau Madinah (4 jam).

Harga Hotel

SAR 150–600/malam (Rp 600.000–2.400.000)

Akses & Transportasi

5–15 menit dari terminal bandara

Area Terbaik Berdasarkan Jenis Perjalanan

Rekomendasi spesifik untuk setiap profil wisatawan.

Transit umrah

Dekat KAIA Bandara

Paling efisien untuk langsung berangkat ke Makkah di hari berikutnya

Wisata Jeddah

Al Balad atau Corniche

Dua kawasan terbaik untuk merasakan karakter unik Jeddah

Pesan Hotel di Jeddah

Cari dan pesan hotel di Jeddah dengan harga dalam rupiah, langsung di hotels.id.

Cari Hotel di Jeddah

Tips Praktis Wisata di Jeddah

Hal-hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum berangkat.

  • 1Jeddah ke Makkah sekitar 1 jam — banyak jemaah umrah menginap 1 malam di Jeddah sebelum ke Makkah.
  • 2Al Balad sangat indah di malam hari — lighting heritage yang cantik menjadikannya spot foto terbaik Jeddah.
  • 3Souk Al-Alawi di Al Balad adalah tempat terbaik membeli kemenyan, minyak wangi Arab, dan oleh-oleh.
  • 4Cuaca Jeddah sangat panas dan lembab (pantai) — bawa pakaian yang sejuk dan airy.

Pertanyaan Umum tentang Menginap di Jeddah

Jawaban atas pertanyaan yang paling sering ditanyakan wisatawan Indonesia.

Apakah perlu menginap di Jeddah saat umrah?

Tergantung jadwal penerbangan. Jika tiba malam atau pagi, sering lebih praktis menginap 1 malam di Jeddah sebelum melanjutkan ke Makkah dengan kondisi fisik lebih prima.

Apa yang bisa dilakukan di Jeddah selain transit umrah?

Al Balad (Kota Tua UNESCO), Corniche, Floating Mosque, JEDDAH Season entertainment, diving di Laut Merah, dan belanja di mall premium.

Panduan & Destinasi Terkait

Destinasi

Hotel di Jeddah

Panduan Negara

Timur Tengah

Destinasi Menginap Lainnya

← Semua Panduan Tempat Menginap