Pulau vulkanik Situs Warisan Dunia UNESCO — Pulau Jeju adalah destinasi paling romantis Korea dengan Hallasan yang megah, pantai batu basalt hitam, air terjun di tepi laut, dan resor mewah bertaburan di pantai selatan. Surga hijau di selatan Korea untuk pasangan dan pencinta alam.
Jeju adalah pulau vulkanik yang terbentuk jutaan tahun lalu dari letusan Hallasan — gunung berapi tertinggi Korea (1.950 mdpl) yang kini menjadi taman nasional dengan jalur hiking terbaik Asia Timur. Seluruh pulau dikelilingi tebing basalt hitam, dan pantai-pantainya bukan berpasir putih melainkan berbatu basalt hitam yang sangat fotogenik — pemandangan yang sangat berbeda dari pantai Asia Tenggara.
Jeju adalah 'Hawaii Korea' — destinasi bulan madu paling populer warga Korea, dengan puluhan resort mewah berjejar di pantai selatan. Seogwipo adalah kota selatan Jeju yang paling ramai resort premium — dari sini, Cheonjiyeon Waterfall yang mengalir langsung ke laut dan Oedolgae Rock (batu basalt soliter setinggi 20 meter yang berdiri di tengah laut) dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Jeju memiliki budaya unik yang berbeda dari daratan Korea — bahasa dialek Jeju yang tidak dimengerti orang Seoul, tradisi haenyeo (wanita penyelam yang menyelam tanpa alat bantu untuk memungut abalone dan gurita), dan arsitektur batu basalt yang khas. Haenyeo adalah UNESCO Intangible Cultural Heritage — dan melihat demonstrasi haenyeo di pantai adalah pengalaman sangat otentik yang hanya ada di Jeju.
Untuk wisatawan Indonesia, Jeju adalah pilihan yang semakin populer — penerbangan langsung dari Bali via AirAsia mulai tersedia, dan banyak K-Drama yang berlatar di Jeju (My Love from the Star, Legend of the Blue Sea) membuat wisatawan Indonesia ingin merasakan lokasi syuting langsung. Jeju juga bebas visa untuk semua negara secara terpisah dari visa Korea daratan.